Postingan

Menanti Hasil Revolusi AC Milan

Gambar
   Team sepakbola manakah yang lebih dulu terkenal dengan julukan the dream team? Sebelum Real Madrid terkenal dengan julukan Los Galacticos dan Barcelona digelari the dream team, AC Milan pertama kali mempopulerkan julukan the dream team bagi sebuah team yang mampu menampilkan permainan menarik dan bergelimang gelar. Statement ini bisa saja diperdebatkan karena sebelum AC Milan ada beberapa team yang mampu menampilkan permainan memukau dan menarik dan layak mendapatkan gelar tersebut. Tercatat timnas Belanda di piala dunia 1974 dan 1978 memukau dunia dengan total football dan timnas Brazil era Zico dan Socrates yang bahkan melebih sensasi Brazil-nya Pele. Satu kesamaan dari kedua team diatas adalah mereka boleh saja memukau penikmat bola dengan permainan menarik tetapi catatan sejarah tidak menggoreskan nama mereka sebagai pengangkat trofi. Meski tampil mempesona, Johan Cruyf dan Zico tidak pernah merasakan nikmatnya mengangkat trofi kemenangan. Argentina dengan Mar...

Spanyol, Juara Euro 2012 Yang Pantas

Gambar
Akhirnya Piala Eropa 2012 memunculkan nama Spanyol sebagai juaranya. Lebih istimewa lagi karena ini adalah untuk kali pertama sebuah tim mampu mempertahankan gelar Piala Eropa. Makin istimewa lagi karena dalam skala dunia, Spanyol adalah satu-satunya team yang mampu membuat hattrick juara di tiga turnamen besar secara berurutan. Tercatat Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Mungkin semua orang tidak akan menyangsikan kepantasan Spanyol untuk menyandang gelar juara. Satu hal yang mungkin masih jadi pertanyaan orang-orang adalah mengapa Italia yang begitu perkasa mengimbangi Spanyol di laga fase grup C dan menyingkirkan favorit juara Jerman bisa tampil begitu lemah dan kalah dengan skor telak 4-0. Dalam wawancara seusai pertandingan, pelatih Italia Cesare Prandelli mengemukakan faktor kelelahan sebagai alasan utama kekalahan Italia. Mengingat Spanyol punya waktu istirahat lebih sehari, maka bisa saja alasan ini dijadikan pembenaran. Tapi p...

Tren Sepakbola Pragmatis, Jawaban Terbaik Untuk Sepakbola Menyerang

Gambar
"Jose Mourinho menempatkan bus bertingkat di depan gawang Inter Milan", demikian yang banyak diucapkan orang ketika Inter Milan menghentikan laju Barcelona di babak semifinal dalam perjalanannya menjadi juara Liga Champion 2010 sekaligus melengkapi treble winner nan fenomenal. Komentar senada kembali terucap saat Chelsea menyingkirkan (lagi-lagi) Barcelona di babak semifinal dalam perjalanan team asuhan Roberto Di Matteo meraih gelar juara Liga Champion untuk yang pertama kalinya di tahun 2012. Tidak berapa lama sebelum tahun 2012 dan 2010 tersebut, Yunani menggemparkan persepakbolaan eropa dengan menjuarai Euro 2004 di Portugal saat menaklukkan sang tuan rumah dengan skor 1-0. Ada satu benang merah dari rentetan keberhasilan yang di raih tersebut. Yah..ketiganya (Inter Milan, Chelsea dan Yunani) meraih gelar setelah menerapkan strategi permainan bertahan nan disiplin dan cenderung ultra defensif. Jaman sekarang, strategi ini dikenal dengan kata pragmatisme yang meng...

Saat Keperkasaan Di Level Klub Tidak Mampu Dibawa ke Timnas

Gambar
  Dalam sebuah ilustrasi pernah digambarkan perumpamaan Lionel Messi sebagai seorang Superman ketika berbaju Barcelona dan tampil seperti Clark Kent saat berkostum Argentina.  Demikianlah performa Lionel Messi diilustrasikan seperti perbandingan Superman yang hebat saat berkostum pahlawan super tetapi menjadi lelaki yang biasa-biasa saja saat menjadi seorang Clark Kent. Messi saat berkostum Barcelona adalah sosok vital dengan gol-gol yang lahir begitu mudah dan dieksekusi dengan penuh keindahan seni sepakbola. Semua gelar di level klub mulai dari Copa Del Rey sampai Liga Champions sudah dipersembahkan Messi bagi Barcelona. Makin sempurna lagi dengan hattrick sebagai pemain terbaik dunia FIFA pada tahun 2009,2010 dan 2011. Sebaliknya Messi saat berkostum Argentina adalah sosok pemain yang nyaris tidak berkontribusi seperti saat bermain dengan kostum Barcelona. Dengan level permainan kelas atas di Barcelona, Messi baru sanggup mengantarkan Argentina meraih emas Olimpiade ...

Piala Eropa dan Antiklimaks Runner Up Piala Dunia

Gambar
Kekalahan Belanda dari Jerman dengan skor 1-2 pada laga kedua grup B Euro 2012 menyisakan satu misteri sejarah mengenai Runner Up Piala Dunia dan performanya di Piala Eropa 2 tahun sesudahnya. Ada sebuah kecenderungan sejarah bahwa negara yang menjadi Runner Up di Piala Dunia akan menjalani performa buruk saat melakoni Piala Eropa 2 tahun sesudah Piala Dunia. Awalnya ketika Tim Italia menjadi Runner Up Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat (Kalah adu penalti dari Brasil). Pada perhelatan Euro 1996 di Inggris dua tahun setelahnya, Italia mengalami penurunan performa yang drastis dan tidak lolos dari fase grup. Kecenderungan  misteri sejarah ini belum terungkap karena pada Piala Dunia 1998 di Prancis, negara yang menjadi Runner Up bukan calon peserta Piala Eropa (Runner Up edisi ini adalah Brasil). Rentetan sejarah yang berulang dimulai saat perhelatan Piala Dunia 2002 di Korea Selatan - Jepang dimana Jerman menjadi Runner Up setelah ditaklukan Brasil di partai puncak. Dua tah...