Postingan

Michael Owen, Paul Scholes, Jamie Carragher dan David Beckham..Akhir Sebuah Era

Gambar
Akhir musim 2012/2013 mungkin akan dikenang sebagai musim perpisahan bagi penggemar Sepakbola yang besar di tahun 1990 - 2000an. Empat ikon sepakbola Inggris di medio tahun itu resmi mengundurkan diri dari hingar bingar dunia sepakbola. Dimulai dari Michael Owen. Menjadi wonder kid di Liverpool dan mempesona saat kemunculan pertamanya di Piala Dunia 1998, Michael Owen adalah  salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Inggris. Gol solo run nya di Perdelapan Final Piala Dunia 1998 saat Inggris melawan Argentina dianggap sebagai pembalasan atas gol spektakuler Maradona saat Argentina menekuk Inggris di Piala Dunia 1986. Publik Inggris seakan tidak kuatir dengan pensiunnya Alan Shearer, striker utama Inggris saat itu, karena melihat potensi besar yang dimiliki Owen. Gemilang bersama Liverpool, Owen menjalani karir yang suram saat memutuskan menjauh dari Liverpool. Mungkin banyak yang menyesali keputusannya bergabung ke Real Madrid di awal musim 2004/2005 karena setelah k...

Sir Alex Ferguson, Sebuah Hikmah Kesabaran

Gambar
  Andai saja para petinggi Manchester United (MU) tidak mau bersabar menunggu selama 4 tahun hasil kerja Sir Alex untuk menghasilkan titel juara pertama berupa trofi FA Cup tahun 1990, mungkin tidak akan ada kejayaan yang panjang untuk MU hari ini. Kejayaan berupa raihan 2 trofi Liga Champions, menguasai Liga Inggris selama lebih dari dua dekade, raihan trofi di level international dan eropa sampai pada trofi FA Cup dan Piala Liga serta community shield. Tidak cukup sampai pada raihan juara, kesabaran petinggi MU juga berbuah pada konsistensi dalam menjaga kekuatan team. Silih berganti pemain kunci bermunculan dan seakan tidak pernah berhenti memberi bukti kejelian Sir Alex dalam memilih pemain yang akan menjalankan taktik teamnya. Mulai dari Mark Hughes, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham, Cristiano Ronaldo sampai yang teranyar Robin Van Persie. Semuanya menjadi sebagian kecil dari banyaknya pemain kunci yang mengawal kesuksesan panjang Sir Alex di MU.  Sir Ale...

Reuni Mengharu Biru Dalam Sepakbola

Gambar
Semua pandangan mata hanya tertuju pada satu sosok saat Real Madrid menjamu Manchester United pada Leg 1 Perdelapan Final Liga Champions 2012 - 2013. Bukan ke sosok Jose Mourinho, figur pelatih hebat yang santer diberitakan bersahabat dengan Sir Alex Ferguson dan menjadi salahsatu kandidat kuat penerus Fergie. Bukan pula ke sosok David De Gea, kiper muda brilian yang digadang-gadang sebagai penerus Iker Casillas. Semuanya menatap penuh pada sosok Cristiano Ronaldo. Yah...sejak hengkang dari MU pada 2009, CR7 tidak pernah sekalipun bertemu dengam klub yang membesarkannya itu dalam sebuah laga resmi. Maka sangat wajar jika pemberitaan tentang reuni CR7 dengan MU menjadi bumbu laga kedua team yang memang layak ditonton. Bagaimana penampilan CR7 melawan eks klub yang diakuinya memilik tempat spesial di hati itu? Apa yang akan dilakukannya untuk melewati Patrice Evra dan Rio Ferdinand yang sudah sangat mengenalnya dalam beratus-ratus sesi latihan di MU? Seperti apa reaksi CR7 bila ...

Asisten Hebat Dibalik Arsitek Hebat

Gambar
Ada pernyataan bijak mengenai kehebatan seorang pria yang berhasil meraih kesuksesan dalam hidupnya. "dibalik seorang pria sukses terdapat seorang wanita yang hebat" Hal serupa tampaknya akhir-akhir ini makin sering terjadi di dunia sepakbola. Bukan soal sosok wanita dibalik keberhasilan pesepakbola tetapi ini menyangkut sosok Asisten dibalik seorang Manager atau Pelatih hebat. Yang paling hot tentu saat kita mengupas sepak terjang Barcelona dibawah kepelatihan Tito Villanova. Sempat diragukan bisa mengimbangi Real Madrid setelah ditinggal Pep Guardiola, pelatih tersukses sepanjang sejarah Barcelona, Tito membuktikan bahwa kehebatan Barcelona selama empat tahun kepelatihan Pep tidak lepas dari perannya. Dan hal itu dibuktikan dengan superioritas Barcelona yang meninggalkan Real Madrid 13 poin dibelakang sampai 17 Desember 2012 La Liga bergulir. Klaim bahwa Barcelona akan lemah saat ditinggal Pep sempat menyeruak saat Barcelona takluk dari Real Madrid dalam perebutan ...

Mungkin Sebaiknya Sepakbola Indonesia Dijatuhi Sanksi FIFA

Gambar
Ibarat penyakit yang sudah akut, kondisi pertikaian sepakbola nasional nyaris tidak dapat lagi diselamatkan. Sebuah penyakit akut bisa didefinisikan sederhana sebagai sebuah penyakit yang sudah tidak mampu lagi diobati oleh obat-obat yang ada, oleh dokter-dokter hebat bahkan dengan pengobatan tradisional yang terbaik sekalipun. Demikianlah kiranya yang saat ini terjadi pada persepakbolaan Indonesia. Kekalahan terbesar dalam sejarah pertandingan internasional Indonesia saat dihajar Bahrain 10-0 (masih untung bukan 12-0 karena ada dua penalti yang gagal menjadi gol), peringkat FIFA terburuk dalam sejarah, kekalahan yang "langka" dari Brunei Darussalam (negara yang selama ini jadi lumbung gol di Asia Tenggara) serta kegagalan Indonesia lolos dari fase grup AFF Cup dengan bumbu pahit diimbangi Laos dan dipermalukan Malaysia....TERNYATA..semua kejadian ini tidak membawa para pihak yang bertikai, PSSI dan KPSI untuk berdamai dan mendahulukan kepentingan 200 juta lebih rakyat I...