Postingan

Maaf Ranieri, Bisnis Lebih Penting

Gambar
“ Tidak akan ada air mata jika Leicester nanti terdegradasi. Mereka adalah tim kedua bagi semua orang tapi sekarang tidak lagi dengan pemecatan Ranieri ini” Pendapat Jamie Carragher, bek legendaris Liverpool ini rasanya mewakili perasaan banyak orang saat membaca berita pemecatan Claudio Ranieri sebagai arsitek Leicester City. Ya, seburuk-buruknya performa Leicester musim ini, pemecatan Ranieri tetap saja dianggap sebagai tindakan tidak pantas bila mengingat jasa-jasa manager asal Italia itu pada Leicester City. Datang ke King Stadium, kandang Leicester pada awal musim 2015/2016, The Foxes yang musim sebelumnya hanya bertarung menghindari degradasi berubah status menjadi tim pemburu gelar juara Premier League Inggris. Kisah Cinderella Ranieri bersama Leicester dalam memburu titel juara Liga Inggris pertama dalam sejarah klub tersebut sontak menjadi perhatian publik penggemar sepakbola dunia. Saking besarnya atensi pada kejutan Leicester, Mauricio Pochettino, Manager Spu...

Sosok Ibu Dalam Kehidupan Bintang Lapangan Hijau - Tribute To Waode Murni Maane Bolu

Gambar
Dibalik hingar bingar kehidupan bintang lapangan hijau, lupakan sejenak kekayaan yang mereka dapatkan dari hasil berpeluh keringat di atas lapangan, singkirkan sesaat wajah-wajah cantik yang menjadi pendamping kehidupan mereka, mari kita alihkan pandangan kita pada sosok Ibu luar biasa yang ada dalam kehidupan para bintang lapangan hijau. Siapapun pasti setuju bahwa sosok Ibu adalah sosok istimewa bagi seorang anak. Tidak peduli apakah sang anak sudah beranjak dewasa dan menjalani kehidupannya sendiri. Jika seorang ayah adalah pahlawan pertama bagi seorang anak maka seorang ibu adalah cinta pertama dan cinta sejati bagi seorang anak. Tanpa mengesampingkan peran seorang ayah dalam kehidupan, jasa sosok Ibu dalam kehidupan amat besar dan berpengaruh bagi kehidupan seseorang. Pantas kiranya jika satu hari dalam setahun diperingati sebagai Hari Ibu. Tanyakan bagaimana besarnya peran seorang Maria Dolores dos Santos Aveiro bagi seorang Cristiano Ronaldo (CR7). Maria y...

Kembalikan Posisi Rooney Sebagai Penyerang Tengah

Gambar
“Silahkan kalian (media) membahas Rooney hari ini, besok dan setelahnya biarkan dia menjadi manusia normal lagi” Itu adalah komentar Jose Mourinho saat Wayne Rooney mendapat pemberitaan luar biasa usai memecahkan rekor 249 gol Sir Bobby Charlton dan kini bertengger sendiri sebagai pemegang rekor pencetak gol terbanyak MU sepanjang masa dengan 250 gol. Rooney memang mencuri perhatian dengan raihan 250 gol ini. Bagaimana tidak, ditengah kritikan atas performanya yang dinilai kian menurun, kapten MU dan timnas Inggris ini masih mampu “membuat berita bagus”. Rekor 250 gol Rooney pun terbilang istimewa karena memecahkan sebuah rekor yang sudah bertahan selama 44 tahun. Jika Sir Bobby Charlton membuat 249 gol dalam 758 laga maka Rooney hanya butuh 546 laga untuk mencetak 250 gol, ada selisih 212 laga disana. Jumlah selisih laga yang banyak itu sudah menunjukkan dengan sendirinya bagaimana kualitas seorang Wayne Rooney, apalagi jika menimbang bahwa legenda MU ini bermain di e...

Berharap Banyak Pada Luis Milla

Gambar
Pada saat Luis Milla bersama tim Spanyol U-21 menjuarai Piala Eropa U-21 tahun 2011, mungkin tidak pernah terlintas sedikit pun pemikiran bahwa satu saat nanti pelatih yang pernah bermain bagi tiga klub besar Spanyol (Real Madrid, Barcelona dan Valencia) ini akan membesut timnas Indonesia. Luis Milla adalah bagian dari hegemoni sepakbola Spanyol yang digdaya menguasai Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Dalam rentang masa jaya tim Matador itu, Luis Milla ikut ambil panggung ditengah nama Luis Aragones dan Vicente Del Bosque, dua manager timnas yang membawa panji sepakbola Matador berjaya. Keberhasilan timnas U-21 Spanyol menjadi juara Eropa semakin menegaskan hegemoni Spanyol di persaingan sepakbola dunia. Bagaimana tidak, timnas senior mereka memenangkan Piala Dunia 2010 dan disusul tim juniornya mengangkat trofi juara Eropa. Makin lengkap lagi karena tim senior mengikutinya dengan juara Piala Eropa 2012. Keberhasilan Luis Milla mengasah bakat-bak...

Prediksi 2017 - Chelsea Tidak Terkejar Menuju Tangga Juara

Gambar
Sengit, ketat dan seru. Inilah gambaran persaingan Liga Inggris musim ini. Keberadaan sejumlah manager papan atas seperti Pep Guardiola, Antonio Conte, Jurgen Klopp, Jose Mourinho, Arsene Wenger dan tidak lupa memasukkan nama Mauricio Pochettino dalam satu liga domestik memang jadi jaminan ketatnya kompetisi. Serunya lagi, sejumlah manager papan atas itu menakhodai tim-tim yang memang dihuni deretan skuad berkualitas juara sehingga persaingan antara Man City, Chelsea, Liverpool, MU, Arsenal dan Tottenham Hotspurs yang pada musim-musim sebelumnya sudah berlangsung ketat semakin meningkat level kompetitifnya. Saking ketatnya, sulit memprediksi siapa yang akan mengangkat trofi juara Liga Inggris di akhir musim nanti. Man City yang sempat menjalani 8 kemenangan beruntun di awal liga kini justru terdampar di peringkat 4 klasemen sementara sampai pekan ke 20. Padahal dengan performa meyakinkan di awal musim, banyak yang menduga magis Pep bersama Barcelona yang begitu perkasa...