Postingan

Luis Milla Layak Dipertahankan

Gambar
Bagaimana nasib Luis Milla usai gagal mempersembahkan medali emas sepakbola Sea Games 2017? Pelatih asal Spanyol itu sedari awal ditargetkan untuk menuntaskan puasa medali emas Indonesia di cabang sepakbola Sea Games yang terakhir diraih tahun 1991 alias 26 tahun lalu. Sebelumnya, kegagalan Milla meloloskan Evan Dimas dkk ke Piala Asia U 23 masih bisa diterima mengingat babak kualifikasi itu adalah kesempatan kompetitif resmi pertama Milla bersama timnas U 22. Mengganti Milla disaat Sea Games sudah didepan mata juga dianggap terlalu beresiko. Kini dengan Milla gagal lagi pada kesempatan kompetitif kedua bernama Sea Games yang sebenarnya juga menjadi salahsatu target utamanya, masihkah pelatih asal Spanyol ini layak dipertahankan di kursi timnas Indonesia? Milla sendiri memandang tim asuhannya sudah menampilkan permainan yang baik meski kalah dari Malaysia di semifinal. "Saya harap pendukung timnas melihat permainan sepakbola yang baik dalam pertandingan melawan Malaysia. Pe...

Modal Indonesia Menghadapi Malaysia? Pertahanan Kokoh

Gambar
Lupakan insiden memalukan pada akhir laga Indonesia melawan Kamboja. Keributan yang dipicu ulah Marinus itu memang tidak layak dikenang dalam euforia keberhasilan Indonesia lolos ke fase semifinal. Garuda Muda lolos sebagai runner up grup B setelah menundukkan Kamboja 2-0 dan pada laga lain Thailand "menolong" Indonesia dengan membantai Vietnam 3-0. "Saya minta maaf atas apa yang dilakukan Marinus pada akhir pertandingan" sesal Luis Milla. Indonesia harus segera kembali fokus pada laga semifinal karena akan bertemu dengan juara grup A sekaligus tuan rumah Malaysia. Berlama-lama membahas insiden Marinus hanya akan mengganggu fokus dan konsentrasi tim jelang laga El Classico Asia Tenggara itu. Cukuplah Marinus menyadari bahwa tingkahnya pada akhir pertandingan sangat tidak layak dan menodai kostum merah putih yang dikenakannya. Semoga ini menjadi titik balik kedewasaannya sebagai pemain timnas dimasa depan. Dengan atau tanpa Marinus, Timnas U 22 memang wajib ...

Buat Apa MU Mendatangkan Lagi Ibrahimovic?

Gambar
Apakah fans Manchester United (MU) pantas bersuka ria dengan konfirmasi kembalinya Zlatan Ibrahimovic ke Old Trafford? Ditengah penampilan memikat MU pada dua pekan awal Liga Inggris yang berbuah 8 gol dalam dua kemenangan, apakah MU masih sangat membutuhkan kehadiran seorang Ibra? Tanpa bermaksud mengesampingkan peran Ibra dalam sukses tiga trofi MU musim lalu, harus diakui bahwa MU bermain jauh lebih baik tanpa striker Swedia itu. Setidaknya itu yang terlihat dalam dua laga perdana anak asuh Mourinho di Liga Inggris. Paul Pogba, Marcus Rashford, Anthony Martial dan Henrikh Mkhitaryan seperti menampilkan sisi lain permainan mereka yang lebih beringas di lini depan. Pun demikian dengan pemain yang didatangkan untuk mengisi posisi Ibra, Romelu Lukaku yang langsung tancap gas dengan 3 gol dalam 2 laga. Inilah yang jadi tanda tanya besar bagi fans MU. Masihkah perlu menghadirkan kembali Zlatan Ibrahimovic ke tim yang sebenarnya sudah "move on" darinya? Dalam akun in...

Magis Musim Kedua Mourinho Mulai Terlihat

Gambar
Tuah musim kedua Jose Mourinho bersama sebuah klub selalu diangkat tiap kali The Special One menjalaninya. Nama Mourinho memang mencuat di Eropa berkat keberhasilan mengantarkan Porto meraih titel Liga Champions pada musim kedua bersama klub Portugal itu. Prestasi legendaris The Special One membimbing Inter Milan mencapai treble winner terjadi pada musim keduanya di klub Serie A Italia itu.  Saat berkompetisi di La Liga Spanyol, Mourinho membawa Real Madrid menghentikan hegemoni tim terbaik Barcelona sepanjang sejarah yang ditangani pelatih tersukses mereka Pep Guardiola pada musim kedua bersama El Real. Kembali menangani Chelsea di Liga Inggris, Mourinho juga baru bisa membawa The Blues menjuarai Premier League pada musim kedua. Magis musim kedua Mourinho tampaknya mulai menunjukkan tanda-tanda bakal terulang kembali. Percaya atau tidak percaya, kemenangan telak 4-0 MU atas Swansea pada pekan kedua membuat Jose Mourinho baru saja mencatatkan start terbaiknya dalam laga 2 pek...

Bukti Dari Morata

Gambar
Tidak ada yang lebih mengejutkan daripada melihat tim juara bertahan takluk di kandangnya sendiri dari klub yang musim lalu berstatus pejuang degradasi. Tiga gol Burnley, klub peringkat 16 musim lalu yang bersarang pada babak pertama ke gawang Thibaut Courtois hanya mampu dibalas dua kali oleh Chelsea pada babak kedua. Fans Burnley sendiri mungkin terkejut dan tidak menyangka klub kesayangannya mampu membawa pulang poin penuh pada pekan perdana dari kandang sang juara bertahan. Sama dengan shock yang dialami fans Chelsea ketika melihat papan skor akhir di Stamford Bridge, Chelsea takluk 2-3 dari Burnley. Kartu merah Gary Cahill di menit 14 memang menjadi malapetaka bagi Chelsea karena selepas itu Burnley mampu memanfaatkan momentum dengan mencetak 3 gol di babak pertama. Tidak usah permasalahkan lagi keabsahan kartu merah itu karena dari tayangan ulang terlihat bahwa terjangan kaki Cahill memang sangat berbahaya dan pantas diganjar kartu merah langsung. Kekalahan ini menjadi...